Trennya Pukat Darat Dari Dulu Sampai Sekarang di Aceh

M
mandra
Pada kesempatan ini saya membahas tentang apa yang saya dapatkan dilapangan pada saat berkunjung di salahsatu tempat para masyarakat pesisir bekerja. Jadi, waktu itu saya di ajak bermain bola oleh teman dikawasan kerukuh aceh utara. ![92b30098aac2a0eefb9e03fe7dc179892ea842ad.jpeg](https://serey.io/imageupload_data/486c7717680a2e09f8296cd9315c1cb51efa3314) setelah saya sampai di lokasi dimana mereka bermain bola ada beberapa hal yang berbeda pada sebelumnya saya pergi ketempat tersebut. ![225e6301da26c92f3aacfb437d042720f2fe8160.jpeg](https://serey.io/imageupload_data/50bab7321e7c44dad2b86d5d72a0aac0569d6ac9) Ternyata ditempat tersebut ada juga aktifitas masyarakat nelayan yang sedang menarik pukat darat dan ini jadi salah satu pekerjaan khas orang aceh yang di lestarikan dan bahkan diakui dalam kesenian yang dimana ada tarian tarek pukat beserta lirik dari lagu tarek pukat tersebut. ![e39516060e655bedb80ff952591916625f0c6e02.jpeg](https://serey.io/imageupload_data/de81a8f4a582ddf8b96fb94b38a6a63c90413dca) Saya tidak jadi bermain bola dan bahkan saya langsung ingin melihat mereka para nelayan yang melakukan penarikan pukat di sore hari tersebut. Proses penarikannya juga lebih dari 1 jam, ini memerlukan kesabaran yang besar dikarenakan penarikannya sangat lambat tapi pasti. Dan ikan yang didapatkan tidak kalahnya dari jerih payah yang mereka lakukan. @mandra

Comments