Cerita itu kembali menyapa di langit Aceh

H
hendri08
![image](https://img.esteem.ws/j00u1x9zqc.jpg) Saat itu angin berhembus mesra dibawah langit mendung, cerita cerita itu kian menyapa seperti cerita dahulu yang hati pernah menangis disudut menara mesjid yang kian meratap tetang nikmat berlimpah diberikan sang Pencipta Alam dan se isinya. Cerita itu kembali datang menyapa, angin yang melintas berbisik "masih ingatkah engkau cerita tahun 2014 silam saat matamu memandang langgit yang menghiasi indahnya suasana Mesjid raya waktu mangrib dan Ashar, Masih kah kau lihat burung-burung yang terbang di kubah mesjid ketika setelah Isya. ![image](https://img.esteem.ws/pge2bfunk6.jpg) Tiga tahun lebih diluar aceh, terakhir kali saya mengunjungi mesjid kebanggaan masyarat Aceh ini setelah selesai wisuda pada tanggal 28 Agustus 2014, Alhamdulillah pada kesempatan tahun 2018 dengan izin Allah saya dapat menikmati keindahan Mesjid Raya Baiturrahman serta melaksanakan sholat Ashar, suasana dengan wajah mesjid yang baru, halaman mesjid yang sudah berkeramik ditambah menara payung seperti mesjid Nabawi hati terasa tentram tangan mengangkat takbir. Sepertinya saya mulai terpukau untuk kembali menetap di tanah Recong dan tinggal di Aceh Rayek untuk dapat melaksanakan sholat berjamaah di mesjid yang indah ini, dan terus mendengar suara azan yang bercakrawala dilanggit aceh, dan ingin kembali rutin medengarkan penyampaian dakwah seperti saya tinggal di Lam Ateuk pada tahun 2014 silam, dan berharap hal itu saya jalani bersama "Suloh Hate". ![image](https://img.esteem.ws/hm9urrix3j.jpg) Seperti itulah cerita-cerita itu menyapa, seperti kembali terpanggil untuk menetap di Aceh Rayek, mungkin panggilan itu adalah yang terbaik untuk membalut tubuhku dengan syariat dan aqidah yang kuat, dan SULOH itu seperti penjaga hati yang diamanahkan.
TERIMAKASIH @Hendri08

Comments