Tikoh Platform Ala People Blockhain
https://3.bp.blogspot.com/-Ya2ZD8SdRIw/WokQSQfQx7I/AAAAAAAAAEk/vYlKXNmC1EEnlynC889FiLKv3ni10a6igCLcBGAs/s1600/tikus.png
[Source](http://kriptoterbaru.blogspot.com/2018/02/cos-target-besar-untuk-hacker-laporan-e.html)
Masyarakat blockchain memang unik, hal ini terlihat dalam berbagai perkembangan teknologi blockchain akhir-akhir ini. Dari berbagai segi dibahas dan dipersoalkan. Mulai dari persoalan peraturan sampai pada moral dan agama turut menghiasi media blockchain. Perdebatan-perdebatan terlihat begitu sengit dengan masalah ini. Bahkan ada yang terjebak dengan berbagai persoalan lainnya, hanya karena platform blockchain atau harga pasar crypto yang anjlok.
Pada awal 2017 saya aktif menulis di steemit dan awal mengenal dunia blockchain dan cryptocurrency. Saat itu ada perdebatan dan bahkan justru ada komplik antar komunitas. Hadir juga berbagai komunitas menulis untuk membuat konten creator di steemit. Bahkan sebagian besar mengelu-elukan steemit. Saat itu ramai diberita bahwa steemit solusi entaskan kemiskinan di Aceh.
Tapi sekarang steemit ditinggal begitu saja dan bahkan banyak diantara pengguna steemit justru mengejek steemit. Kemudian banyak yang hadir di EOS dan aplikasi blockchain lainnya. Weku pernah sempat menjadi platform yang di elu-elu sebagai penganti steemit. Tapi kemudian Weku mendapatkan lebel Scam dan sekarang Weku hadir di Market Bitshares. Tapi karena harga yang minim, sehingga banyak yang meninggalkannya.
Hadir juga Scorum, whaleshares dan aneka platform lainnya. Sampai saat ini belum ada yang mampu menyaingi harga SBD (Steemit). Di tengah hadirnya apalikasi-aplikasi itu kemudian hadir Trybe di bawah EOS. Trybe juga sempat menjadi sebagai platform yang bisa mengantikan steemit. Bahkan para pengguna Trybe berkali-kali menyindir dan mengejek pengguna weku dan steemit.
Kemudian hadir Karma yang begitu viral juga dengan model dan gaya platform yang satu ini. Bahkan sempat ada yang mengatakan, dengan Karmaapp saja sudah cukup tanpa perlu di platform yang lain. Tak berselang lama Karma pun ikut anjlok pada harga. Kemudian hadir berbagai peraturan baru di karma. Alasan perubahan reward dan beberapa peraturan baru karena diakibatkan pengguna tikoh blang padang yang menyamar sebagai kucing dalam film Tom & Jerry.
Dari berbagai permasalahan masyarakat pengguna platform diatas. Maka dapat kita lihat berbagai dinamika permasalahan. Pertama sebuah platform seperti Steemit, Weku, Trybe, Karma dan yang lain memiliki konsep memberikan reward kepada pengguna melalui post pada platform.
Ada juga model blockhain yang tidak memberikan reward kepada pengguna. Selain itu juga ada berbagai game juga ikut memberikan reward kepada pengguna. Itu beberapa konsep yang dianut oleh pembuat platform. Bagi yang tidak memberikan reward, biasanya platform menyediakan airdrop bagi pengguna awal. Sehingga waktu ada di market terjadi penjualan koin. Sehingga harga coin pada platform tersebut memiliki nilai yang stambil atau bahkan naik.
Resiko model seperti ini jika tidak ada peminatnya maka koin pun bisa anjlok. Karena tidak terjadi transaksi sebagaimana mestinya. Beda dengan konsep yang memberikan reward, pasti akan terjadi transaksi di pasar crypto. Namun model seperti ini juga bisa melemahkan platform. Karena terlalu banyak penjualan daripada pembelian, sehingga menyebabkan koin anjlok.
Ini yang seharusnya jadi perhatian bagi semua pengguna. Dari itu tidak bisa disalahkan juga trybe yang menahan koin untuk keluar market terlalu banyak karena bisa di pastikan akan bernasip sama seperti steemit dan juga karma saat ini. Namun penahanan tersebut juga merugikan pengguna, karena apapun itu pembuat konten pada sebuah platform adalah haknya untuk mendapatkan reward. Menahan reward tersebut adalah bentuk ketidak adilan pada pengguna yang sudah bersusah payah membuat sebuah konten.
Namun sepertinya Trybe lebih adil dalam melihat kondisi user pada berbagai platform dengan membrikan maksimal penarikan agar tidak terjadi penurunan harga. Tapi sayangnya di pasar crypto, Trybe jarang ada transaksi. Sehingga membuat para trader tidak melakukan trading pada koin Trybe.
Semua platform memiliki kelebihan dan kekurangan. Kalau ingin memiliki platform yang sesuai dengan kemauan kita. Maka saatnya kita membuat blockchain sendiri seperti Tikoh Platform Ala People Blockchain. Sekian.{}

